Analisis Uqubah terhadap Anak di bawah Umur dalam Perspektif Hukum Pidana Islam dan UU Nomor 11 Tahun 2012

Authors

  • Ananda Harahap Program Studi Hukum Pidana Islam, Fakultas Syari’ah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Sumatera Utara 20371, Indonesia
  • Akmaluddin Syahputra Program Studi Hukum Pidana Islam, Fakultas Syari’ah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Sumatera Utara 20371, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-5091-3794

DOI:

https://doi.org/10.59011/vjlaws.5.4.2026.677-694

Keywords:

Uqubah, Minors, Islamic Criminal Law, Juvenile Criminal Justice, Restorative Justice

Abstract

The criminal liability of minors presents a fundamental challenge in determining the appropriate balance between accountability, child protection, and rehabilitation. This study analyzes the concept of uqubah against minors from the perspective of Islamic criminal law and Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System in Indonesia, with particular emphasis on the differences and points of convergence between the two legal frameworks. This research employs normative legal research using statutory, conceptual, and comparative approaches. Primary legal materials consist of the Qur’an, hadith, Islamic criminal law doctrines, and Indonesian legislation, particularly Law Number 11 of 2012. The findings demonstrate that Islamic criminal law does not establish children’s criminal liability solely on the basis of the prohibited act, but also considers legal capacity (taklif), baligh, tamyiz, understanding, intention, and choice. The principle of raf’ al-qalam establishes that children who have not reached puberty are not subject to criminal liability in the same manner as adults, although educational and corrective measures may be imposed within the framework of ta’zir and public benefit (maslahah). Indonesian law similarly adopts a differentiated system through restorative justice, diversion, individualized consideration, and the principle that imprisonment constitutes a last resort, as reflected in Articles 2, 5–7, 69–71, and 81 of Law Number 11 of 2012. The study concludes that the two systems share principles of proportionality, rehabilitation, education, and protection, although they differ in determining legal capacity. An integrative model based on capacity, proportionality, rehabilitation, restorative justice, and maqashid al-shariah can strengthen Indonesia’s juvenile criminal justice framework without compromising legality and legal certainty.

References

Ahmad, Ahmad, Agus Muchsin, Muh Nur Hidayat, Usman, and Haidir Hasba. “Polemik Usia Baligh sebagai Kriteria Pemimpin dalam Fikih Islam.” Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam 14, no. 3 (2025): 94–111. https://doi.org/10.30651/mqsd.v14i3.27850.

Ahzamy, Faris, Azkia Fikamalina, and Rusyaid. “Analisis Fase-Fase Pendidikan Anak dalam Perspektif Hadist Sunan Abu Dawud No 418.” AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies 4, no. 2 (2025): 78–90. https://doi.org/10.69698/jis.v4i2.1473.

Aningsih, Anita Putri, Annisa Hilda Amelia, Putri Asla Annisa Soleha, Rahmat Syah, and Asrizal Saiin. “Relevansi Ta’zir sebagai Alternatif Pemidanaan dalam Sistem Hukum Pidana Modern.” Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam 20, no. 1 (2026): 64–81. https://doi.org/10.61393/tahqiqa.v20i1.446.

Arafat, Muhammad. “Paradigma Pemidanaan Baru dalam KUHP 2023: Alternatif Sanksi dan Transformasi Sistem Peradilan Pidana Indonesia.” Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 1 (2025): 33–46. https://doi.org/10.58540/jih.v2i1.1047.

Asnawi, M. Natsir. Hukum Hak Asuh Anak: Penerapan Hukum dalam Upaya Melindungi Kepentingan Terbaik Anak. Jakarta: Kencana, 2022.

Astuti, Febrianti Kusuma, Asri Agustiwi, and Aris Setyo Nugroho. “Penetapan Batas Usia Dewasa dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Ditinjau dari Aspek Psikologis.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 3 (2025): 2216–2228. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1252.

Asyuari, A. Zaeini Misbaahuddin. “Sanksi Tindak Pidana Anak Perspektif Fiqh Jinayah dan UU No. 11 Tahun 2012: Analisis Maṣlaḥah terhadap Sistem Peradilan Pidana Anak.” In Proceedings of the 1st International Conference on Islamic Law, Economic and Education Studies (ICILEES 2024), 1–14. Jember: Institut KH. Yazid Karimullah, 2025.

Bachmid, Atila Amalia. “Perlindungan Anak dalam Sistem Peradilan Pidana Anak: Kebijakan dan Pelaksanaannya di Indonesia.” Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum 6, no. 1 (2025): 104–113. https://doi.org/10.55357/is.v6i1.838.

Badaru, Baharuddin. “Pertanggungjawaban Pidana terhadap Kejahatan yang Dilakukan oleh Anak.” UNES Law Review 5, no. 3 (2023): 1206–1223. https://doi.org/10.31933/unesrev.v5i3.420.

Calvin, Calvin, and Noor Azizah. “Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Parameter Pemidanaan Hukuman Mati dalam KUHP Nasional.” Mutawasith: Jurnal Hukum Islam 7, no. 1 (2024): 17–39. https://doi.org/10.47971/mjhi.v7i1.923.

Damanik, Rika Apriani Minggulina. “Hukum Pertanggungjawaban Pidana Anak dalam Batasan Usia: Analisis Hukum Pidana Islam dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012.” Al-Qanun: Jurnal Kajian Sosial dan Hukum Islam 1, no. 3 (2020): 274–302. https://doi.org/10.58836/al-qanun.v1i3.7536.

Hamdi, Syaibatul, M. Ikhwan, and Iskandar. “Tinjauan Hukum Islam terhadap Implementasi Restorative Justice dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia.” MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum 1, no. 1 (2021): 74–85. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v1i1.603.

Hanafiah, Nazifah. “Relevansi Maqashid Syariah dalam Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak pada Hukum Keluarga di Indonesia.” Integrated Education Journal 1, no. 2 (2024): 112–125.

Hanapi, Agustin, and Heri Fuadhi. “Perlindungan Terhadap Anak dalam Analisis Undang-Undang Perlindungan Anak dan Qanun Jinayat.” MAQASIDI: Jurnal Syariah dan Hukum 3, no. 2 (2023): 95–107. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v3i2.2123.

Hasanah, Maulida, Muna Hasanah, Noormala Santi, and Lahmudinur. “Hukuman Pidana dalam Islam: Analisis Konseptual, Maqāṣid Asy-Syarī’ah, dan Relevansi Kontemporer.” Ahsan: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan 2, no. 2 (2025): 221–232. https://doi.org/10.67802/ahsan.vi.68.

Hasibuan, Pendi, Dahyul Daipon, Deri Pratama, Fajar Alief Muhammad, Ilma Dzumirrah, Rona Hamdani, Selvia Ramadhani, Sri Rahayu Ningsih, Zulkarnaen Ritonga, and Zulkifli. Pembaruan Hukum Pidana Islam di Indonesia: Strategi, Maqashid Syariah, dan Tantangan Pluralisme Tata Hukum Nasional. Fahmi Karya, 2026.

Jamilah, Asiyah. “Ketika Anak Melukai: Tinjauan Hukum Islam tentang Tanggungjawab Pidana Anak dalam Kasus Kekerasan: When Children Injures: Islamic Law Perspective on the Criminal Responsibility of Children in Violence Case.” BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam 6, no. 1 (2025): 104–119. https://doi.org/10.36701/bustanul.v6i1.2054.

Kaluku, Julisa Aprilia, Nurini Aprilianda, Prija Djatmika, Alfons Zakaria, and Fatiha Gourari. “Juvenile Criminal Responsibility in Muslim-Majority States: Between Sharia, State Law, and Restorative Justice.” De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah 18, no. 1 (2026): 191–210. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v18i1.32848.

Kholil, Suparman. “Etika Produksi Islami Berbasis Maqashid Al-Shariah: Pilar Kesejahteraan Sosial dan Ekonomi.” Equality: Journal of Islamic Law (EJIL) 3, no. 1 (2025): 13–25. https://doi.org/10.15575/ejil.v3i1.1220.

Lubis, Muhammad Ansori, and Syawal Army Siregar. “Restorative Justice sebagai Model Perlindungan terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum.” PKM Maju UDA 1, no. 1 (2020): 8–24.

Maulana, Irvan, and Mario Agusta. “Konsep dan Implementasi Restorative Justice di Indonesia.” Datin Law Jurnal 2, no. 2 (2021): 46–70. https://doi.org/10.36355/dlj.v2i2.734.

Mulyadi, Lilik. Wajah Sistem Peradilan Pidana Anak Indonesia. Bandung: Alumni, 2023.

Muslich, Ahmad Wardi. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika, 2025.

Pakaya, Suprin, and Rafika Nur. “Analisis Hukum Pertanggungjawaban Pidana Anak dalam Sistem Peradilan di Indonesia.” Law & Social Justice Journal 3, no. 1 (2025): 24–33. https://doi.org/10.61121/yq4q8y55.

Panu, Ariyanti, Roy Marthen Moonti, and Ibrahim Ahmad. “Reformasi Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia Antara Diversi, Restoratif, dan Perlindungan Hak Anak.” Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora 2, no. 2 (2025): 276–293. https://doi.org/10.62383/progres.v2i2.1885.

Rahmawati, Eka Yunita, Eko Hidayat, and Sisca Novalia. “Pembatalan Pengangkatan Anak Pasca-Baligh dalam Perspektif Maslahah Mursalah dan Hukum Positif: Analisis Putusan Pengadilan Negeri Nganjuk Nomor 31/Pdt.G/2022/PN Njk: Anak Angkat.” Kartika: Jurnal Studi Keislaman 6, no. 2 (2026): 1828–1843. https://doi.org/10.59240/kjsk.v6i2.768.

Rizki, Khana Amalia, Hafrida Hafrida, and Elizabeth Siregar. “Pertanggungjawaban Hukum Anak Usia di Bawah 14 Tahun dalam Sistem Peradilan Pidana Anak Indonesia.” Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Keagamaan 5, no. 2 (2026): 445–462. https://doi.org/10.47200/awtjhpsa.v5i2.3428.

Rizkia, Nanda Dwi, and Hardi Fardiansyah. Metode Penelitian Hukum (Normatif dan Empiris). Bandung: Widina Media Utama, 2023.

Savira, Eva Aulia, Tegar Harbriyana Putra, Esa Nur Andayani, Bandung Madu Seno, and Raden Ilhamudin Ribeiro. “Tindak Pidana Pembunuhan dalam Perspektif Kacamata Hukum Pidana di Indonesia: Penelitian.” Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial 4, no. 1 (2026): 1378–1396. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i1.318.

Susila, Muh Endriyo, and Bagaskara Yonar. “Protecting Children Rights through the Juvenile Criminal Justice System in Indonesia: Issues and Challenges.” Jurnal Mercatoria 17, no. 1 (2024): 76–84. https://doi.org/10.31289/mercatoria.v17i1.11122.

Thohirin, Thohirin, Muhid Muhid, and Andris Nurita. “Peran dan Tanggungjawab Orangtua terhadap Pendidikan Anak Perspektif Hadits Nabi Riwayat Abu Dawud.” Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan 15, no. 1 (2023): 40–50. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v15i1.1765.

Trisiyah, Nur Okta, Asy’ari, Sumardi Efendi, and Roni Hidayat. “Analisis Pertimbangan Hakim Menjatuhkan ‘Uqubat terhadap Anak sebagai Pelaku Jarimah Pemerkosaan dalam Putusan Nomor 1/JN ANAK/2022/MS.Skm.” Al-Ahkam: Jurnal Syariah dan Peradilan Islam 3, no. 2 (2023): 1–23.

Ucan, Tahasak Sahay, and Rizki Setyobowo Sangalang. “Pertanggungjawaban Pidana Atas Perbuatan Lalai dalam Perspektif Hukum Pidana.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4, no. 2 (2026): 2825–2836. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.4802.

Wahyuni, Eka Novianty. “Diversion for Children Perpetrating Narcotics Crimes Perspective of Jinayah Fiqh and the Juvenile Criminal Justice System Law: Diversi Bagi Anak Pelaku Tindak Pidana Narkotika Perspektif Fiqh Jinayah dan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak.” DELICTUM: Jurnal Hukum Pidana Islam 3, no. 1 (2024): 87–112. https://doi.org/10.35905/delictum.v3i1.10949.

Zenegger, Tigor Apred, Ismansyah, and Aria Zurnetti. “Urgensi Pelaksanaan Diversi Terhadap Anak yang Berkonflik dengan Hukum dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dalam Pengulangan Tindak Pidana: (Studi Kasus terhadap Perkara Nomor 3/Pid.Sus Anak/2022.PN.Pnn dan Nomor 4/Pid.Sus-Anak/2022.PN.Pnn).” UNES Law Review 6, no. 4 (2024): 12120–12133. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i4.2185.

Downloads

Published

2026-11-05

How to Cite

Analisis Uqubah terhadap Anak di bawah Umur dalam Perspektif Hukum Pidana Islam dan UU Nomor 11 Tahun 2012. (2026). Verdict: Journal of Law Science, 5(4), 677-694. https://doi.org/10.59011/vjlaws.5.4.2026.677-694

Similar Articles

21-30 of 81

You may also start an advanced similarity search for this article.