Efektivitas Kejaksaan dalam Penanganan Kasus Korupsi Timah: Suatu Analisis Yuridis Kuantitatif

Authors

  • Suhaila Zulkifli Fakultas Hukum, Universitas Prima Indonesia, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20118, Indonesia
  • Zefanya Rianju Br. Situmorang Fakultas Hukum, Universitas Prima Indonesia, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20118, Indonesia
  • Indah Sya Vitri Fakultas Hukum, Universitas Prima Indonesia, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20118, Indonesia
  • Afrah Hidayat Fakultas Hukum, Universitas Prima Indonesia, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20118, Indonesia
  • Felix Felix Fakultas Hukum, Universitas Prima Indonesia, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20118, Indonesia
  • Adrian Sembiring Fakultas Hukum, Universitas Prima Indonesia, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20118, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59011/vjlaws.4.1.2025.36-56

Keywords:

Asset recovery, Legal effectiveness, Prosecutor’s office, Natural resources corruption

Abstract

The analysis focuses on three key dimensions: the institutional authority of the Prosecutor’s Office in conducting investigations, prosecutions, and asset recovery; the juridical and statistical indicators that reflect the institution’s performance; and the legal factors that support or hinder the Prosecutor’s Office in managing complex corruption cases in the natural resources sector. The findings reveal that the centralized and integrated structure of the Prosecutor’s Office provides a strong legal foundation for exercising investigative and prosecutorial powers in corruption cases. Quantitatively, the increase in the number of investigations, the identification of key actors, and measurable progress in state-loss recovery signify an improving level of institutional effectiveness. However, several challenges persist, including regulatory gaps in calculating state losses in extractive industries, the complexity of criminal networks, and evidentiary barriers related to proving unlawful conduct and state financial loss. In the area of asset recovery, the Prosecutor’s Office demonstrates substantial legal authority, yet limitations in cross-jurisdictional asset tracing and administrative land verification remain obstacles. The study concludes that regulatory reform, enhanced institutional capacity, and strengthened data and forensic technology support are essential to improve the Prosecutor’s Office’s effectiveness in resolving the tin corruption case and maximizing state recovery.

References

(Syed), Hussein Alatas. Corruption: Its Nature, Causes, and Functions. Michigan: Avebury, 1990.

Adji, Indriyanto Seno. Korupsi Dan Penegakan Hukumnya. Jakarta: Diadit Media, 2013.

Atmasasmita, Romli. Sistem Peradilan Pidana Kontemporer. Bandung: Mulia Press, 2010.

Black, Henry Campbell. Black’s Law Dictionary. 6th ed. Boston: West Publishing Co, 1990.

BPS. Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2024. BPS.go.id.

Brun, Jean-Pierre, Larissa Gray, Clive Scott, and Kevin M. Stephenson. Asset Recovery Handbook: A Guide for Practitioners. Washington DC: Th e World Bank, UNODC, 2011. https://doi.org/10.1596/978-0-8213-8634-7.

Chazawi, H. Adami. Hukum Pembuktian Tindak Pidana Korupsi. Malang: Banyumedia Publishing, 2011.

Darmadi, Muhammad Naufal, and Fanny Patricia Gultom. “Salah Kaprah Korupsi 271 Triliun: Kerugian Negara Atau Kerugian Lingkungan?” LK2 FHUI, 2024. https://lk2fhui.law.ui.ac.id/portfolio/salah-kaprah-korupsi-271-triliun-kerugian-negara-atau-kerugian-lingkungan/.

Desthabu, Meurina, and Syamsul Hadi. “Strengthening the Capacity of Civil Servant Investigators’ Duties and Functions in Handling Forestry Law Violation Cases.” Krtha Bhayangkara 19, no. 2 (2025): 409–24. https://doi.org/10.31599/krtha.v19i2.4034.

ESDM. Laporan Kerja: Sekretariat Jenderal Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2021. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, n.d.

Ganda, Fortune. “The Influence of Corruption on Environmental Sustainability in the Developing Economies of Southern Africa.” Heliyon 6, no. May (2020): e04387. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2020.e04387.

Hamzah, Andi. Pemberantasan Korupsi Melalui Hukum Pidana Nasional Dan Internasional. Jakarta: Rajagrafindo Persada, 2005.

Harahap, M. Yahya. Pembahasan Permasalahan Dan Penerapan KUHAP Penyidikan Dan Penuntutan. Jakarta: Sinar Grafika, 2001.

ICW. Laporan Tren Penindakan Kasus Korupsi. Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW), 2022.

Indriana, Yayan. “Pengembalian Ganti Rugi Keuangan Negara Pada Perkara Tindak Pidana Korupsi.” Cepalo 2, no. 2 (2019): 121–28. https://doi.org/10.25041/cepalo.v2no2.1769.

Kartika, Mimi. “KPK: Kerugian Negara Meningkat Signifikan Tiap Tahun Akibat Korupsi.” MK Republik Indonesia, 2025. https://www.mkri.id/berita/kpk:-kerugian-negara-meningkat-signifikan-tiap-tahun-akibat-korupsi-23497.

———. “PT Timah Berharap Uang Pengganti Tipikor Setara Dengan Kerugian Negara.” Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 2025. https://www.mkri.id/berita/-23107.

Kejaksaan RI. “Kerugian Negara Akibat Kasus Korupsi Pt Timah Jadi Rp300 Triliun, Ini Rinciannya.” Kejakasaan Republik Indonesia, 2024. https://story.kejaksaan.go.id/hot-issue/kerugian-negara-akibat-kasus-korupsi-pt-timah-jadi-rp300-triliun-ini-rinciannya-141787-mvk.html?screen=1.

Koswara, Deden, Ahmad Fikri Hadin, and Muhammad Erfa Redhani, eds. Korupsi, Pemilu Dan Sumber Daya Alam: Problem Dan Tantangan Di Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing, n.d.

Latifah, Marfuatul. “Isu Sepekan: Penanganan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah.” Isu Sepekan: Bidang Polhukanm, Komisi III, 2024.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2017.

———. Penelitian Hukum Edisi Revisi. Jakarta: Kencana, 2024.

Mawardi, M. “Recovery Asset Hasil Tindak Pidana Korupsi Dalam Aspek Kebijakan Hukum Pidana.” Jurnal IUS Kajian Hukum Dan Keadilan 3, no. 1 (2015): 74–92. https://doi.org/10.12345/ius.v3i7.200.

Mokorimban, Bonifasius Petrus Sando, Michael Barama, and Marnan A. T. Mokorimban. “Fungsi, Tugas, Dan Wewenang Kejaksaan Dalam Sistem Peradilan Pidana Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021.” Lex Privatum 13, no. 4 (2024): 1–11.

Muladi, and Barda Nawawi Arief. Teori-Teori Dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni, 2010.

Mulyadi, Lilik. Hukum Acara Pidana: Teori Dan Praktik. Bandung: PT Alumni, 2010.

Muzer. “Jaksa Agung Serahkan Aset Rampasan Negara Rp1,45 Triliun Ke PT Timah Tbk Di Hadapan Presiden Prabowo.” Kejakasaan Republik Indonesia, 2025. https://badiklat.kejaksaan.go.id/berita/s/jaksa-agung-serahkan-aset-rampasan-negara-rp1-45-triliun-ke-pt-t-3c0a2.

Neuman, W. Lawrence. Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. Edinburgh: Pearson, 2014.

Nugraha, Adinda Putri Kintamani, and Dani Prabowo. “Kejagung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Korupsi Timah, Salah Satunya Pihak ESDM.” Kompas.com, 2024. https://nasional.kompas.com/read/2024/04/25/05345841/kejagung-periksa-3-saksi-terkait-kasus-korupsi-timah-salah-satunya-pihak.

OECD. Corruption in the Extractive Value Chain: Typology of Risks, Mitigation Measures and Incentives. Paris: OECD Publishing, 2016. https://doi.org/10.1787/9789264256569-en.

Primayogha, Egi, Seira Tamara, and Yassar Aulia. “Kasus Korupsi PT Timah: Potret Buruk Tata Kelola Sektor Ekstraktif.” Indonesia Corruption Watch, 2024. https://antikorupsi.org/id/kasus-korupsi-pt-timah-potret-buruk-tata-kelola-sektor-ekstraktif.

Rahardjo, Satjipto. Membedah Hukum Progresif. 1st ed. Jakarta: Kompas, 2006.

Rizki, Mochamad Januar. “Mendorong Penerapan Asset Recovery Dalam Pemberantasan Korupsi.” Hukum online.com, 2022.

Rodliyah, R, Any Suryani, and Lalu Husni. “Konsep Pertanggungjawaban Pidana Korporasi (Corporate Crime) Dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia.” Jurnal Kompilasi Hukum 5, no. 1 (2020): 191–206. https://doi.org/10.29303/jkh.v5i1.43.

Rose-Ackerman, Susan, and Bonnie J Palifka. Corruption and Government: Causes, Consequences, and Reform. 2nd ed. Cambridge: Cambridge University Press, 2016.

Satria, Hariman. “Perluasan Makna Kerugian Keuangan Negara Dalam Korupsi Izin Usaha Pertambangan (Kajian Putusan Nomor 2633 K/Pid.Sus/2018).” Jurnal Yudisial 13, no. 2 (2020): 165–86. https://doi.org/10.29123/jy.v13i2.417.

Situmeang, Unjur Marroha, and Dwi Setiawan Susanto. “Evaluasi Metode Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Pada Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan.” Owner: Riset & Jurnal Akuntansi 8, no. 3 (2024): 3056–71. https://doi.org/10.33395/owner.v8i3.2209 monitoring.

Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Grafindo Persada, 2008.

Soekanto, Soerjono, and Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. 18th ed. Jakarta: Rajawali Pers, 2018.

Sutedi, Adrian. Hukum Pertambangan. Jakarta: Sinar Grafika, 2022.

Taryanto, and Eko Prasojo. “Analisis Manajemen Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi Dalam Optimalisasi Pemulihan Kerugian Negara.” Integritas: Jurnal Antikorupsi 8, no. 1 (2022): 25–50. https://doi.org/10.32697/integritas.v8i1.867.

Transparency International. Corruption Perceptions Index 2019. Berlin, Germany: TI International Secretariat, 2020.

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 jo. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan Republik Indonesia.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

UU No. 11 Tahun 2021, Pasal 30 ayat (1) huruf d.

Undang-Undang No. 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan RI, Pasal 2.

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan UU Minerba.

UU No. 11 Tahun 2021, Pasal 30 ayat (1) huruf d.

UNODC. Guide to Prevent Corruption in Natural Resource Sectors. Vienna: UNODC, 2017.

Yofiza, Y, Idandi Limbong, Nurul Kholis, Ahmad Syahbudin Ritonga, Reza Sahputra Panyalai, and Raja Muhammad Fahreza. “Implementasi Pendekatan Follow The Money Dalam Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Dari Sisi Penegakan Hukum Di Indonesia.” Jaksa: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Politik 3, no. 1 (2025): 1–12.

Yuantisya, Mutia, Andika D, and Alfitria Nefi P. “Profil Jampidsus Febrie Adriansyah: Kembali Dilaporkan Ke KPK, Pernah Dikuntit Densus, Kekayaan Naik 3 Kali Lipat.” Tempo.com, 2025.

Downloads

Published

2025-02-01

How to Cite

Efektivitas Kejaksaan dalam Penanganan Kasus Korupsi Timah: Suatu Analisis Yuridis Kuantitatif. (2025). Verdict: Journal of Law Science, 4(1), 36-56. https://doi.org/10.59011/vjlaws.4.1.2025.36-56

Similar Articles

1-10 of 42

You may also start an advanced similarity search for this article.